DANA, Punya 80 Juta Lebih Pengguna dan Terus Berlari Kencang

Pemain e-wallet yang berdiri tahun 2018, DANA, tampaknya tak mau ketinggalan kereta perburuan pasar e-wallet di Indonesia yang tumbuh makin menggiurkan. Perusahaan yang memperoleh izin Otoritas Jasa Keuangan pada Desember 2018 ini tercatat sudah memiliki 80 juta pengguna hingga pertengahan Agustus 2021.

Jumlah mitra online-nya pun telah mencapai lebih dari 3.000 mitra. Lalu, dari sisi jumlah transaksi, pada semester I/2021 mencapai 5 juta transaksi per hari —meningkat dari rata-rata transaksi tahun sebelumnya yang sebanyak 3 juta transaksi per hari.

“Rata-rata transaksi per hari tertinggi terjadi pada Mei 2021. Dibandingkan dengan Mei 2020, pertumbuhan rata-rata transaksi per hari pada Mei 2021 tercatat meningkat 164% year on year,” kata Vincent Iswara, CEO & co-founder DANA. Tak mengherankan, karena volume bisnisnya yang makin berkembang, diam-diam DANA kini telah memperkerjakan 750 karyawan, yang 60%-nya berlatar belakang engineer.

Sejumlah strategi penting dijalankan tim DANA untuk bisa eksis di bisnis e-wallet yang persaingannya makin ketat dan para pemainnya rata-rata memang sangat aktif mengedukasi pasar. Dari sisi fitur, DANA menyediakan fitur yang makin beragam untuk mendukung transaksi e-wallet pelanggan. Mulai dari bisa membeli dari merchant; membeli pulsa dan paket data; membayar listrik, internet, e-Samsat, dan biaya pendidikan; hingga membayar pajak.

Dari sektor e-commerce, beberapa pemain yang sudah terhubung dengan DANA antara lain Lazada, Bukalapak, dan HappyFresh. DANA juga merambah pembayaran parkir yang terhubung dengan Parkee.

Lalu, untuk hiburan, DANA terhubung dengan TIX ID, platform OTT (seperti Vidio, WeTV, dan Viu), platform games, dan item digital lainnya. Tidak hanya bisa untuk membayar, DANA memiliki pula fitur menabung emas, asuransi, BPJS Kesehatan, hingga berdonasi yang terhubung dengan Dompet Dhuafa dan DANA Donasi.

Bahkan, DANA juga menyediakan fitur khusus bagi kalangan UKM, namanya DANA Bisnis. “Fitur ini berfungsi memperluas jangkauan pasar, melakukan inovasi dalam hal layanan transaksi nontunai, kegiatan promosi dan pemasaran, hingga terkoneksi secara digital dengan ekosistem DANA yang lain, seperti bank, e-commerce, investasi, ataupun platform digital serupa yang penting untuk mendukung perkembangan bisnis,” Vincent Iswara menjelaskan.

Untuk mengembangkan ekosistem logistik, terutama dengan pelaku bisnis, DANA pun memiliki DANA Delivery. Fitur ini merupakan hasil kerjasama dengan agregator logistik Shipper dan jasa ekspedisi Anteraja untuk melakukan pengiriman barang yang praktis dan terintegrasi via satu platform.

Dengan fitur itu, pelaku bisnis bisa mengorder pengiriman barang mereka sesuai dengan penyedia jasa logistik ataupun jenis pengiriman yang dipilih. Untuk tahap awal, layanan DANA Delivery mencakup area DKI Jakarta dengan dua pilihan pengiriman: Instant dan Same Day Sevices.

Di tengah persaingan e-wallet yang berlomba-lomba memperkaya fitur dan memberikan promo, DANA juga terus berusaha menjaga relevansinya dengan kebutuhan dan karakteristik pengguna. Misalnya, dari sisi pengalaman pengguna, DANA mengembangkan tampilan antarmuka (UI) versi terbaru untuk memperkaya pengalaman bertransaksi digital. DANA v.2.0 menghadirkan tampilan menyegarkan serta akses fitur yang makin aman, nyamah, dan ramah pengguna. “Pembaruan sudah dapat ditemui pada beberapa fitur, seperti Send Money (Kirim Uang) dan Statement,” ujar Vincent.

Sementara itu, relevansi dengan pasar dilakukan dengan bersinergi membangun ekosistem e-wallet. DANA terus memperluas kolaborasi dengan beragam mitra, karena memang memosisikan diri sebagai jembatan ekosistem ekonomi digital. Yang teranyar, DANA telah resmi menjadi mitra pembayaran untuk Google Play dan bermitra dengan Goama untuk memunculkan Mini Games dalam aplikasi DANA agar pengguna bisa bermain game selagi melakukan transaksi digital.

Sejauh ini, dari 3.000 lebih mitra DANA, jenis penggunaan tertinggi memang dari kebutuhan online commerce. Sementara jika dilihat dari penggunaan dompet digital DANA oleh user-nya secara offline, industri F&B menempati peringkat pertama terbanyak. Merujuk pada data berbagai lembaga survei yang meriset pertumbuhan dompet digital di Indonesia, menurut Vincent, DANA menjadi salah satu dari lima dompet digital yang paling digemari masyarakat Indonesia.

Belakangan ini, DANA pun mulai mengembangkan layanan DANA PayLater untuk memudahkan pengguna dalam mendapatkan fasilitas peminjaman. Saat ini fitur DANA PayLater masih dalam tahap uji coba dan tim DANA masih terus mengkaji fitur-fiturnya untuk memastikan kualitas produk yang dihasilkan dapat diterima pelanggan.

Untuk mendukung pertumbuhan bisnis, dalam tiga tahun terakhir DANA terus menambah SDM-nya, dan kini telah punya lebih dari 750 karyawan. Di tahun ketiganya, DANA masih akan fokus pada inovasi teknologi pada dompet digital, serta memperluas kemitraan dengan berbagai pemangku kepentingan di ekosistem ekonomi digital.

“Kami akan terus berinovasi dan berkolaborasi dengan beragam ekosistem dan pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, industri, hingga komunitas,” Vincent menandaskan. (*)

Sudarmadi & Andi Hana Mufidah Elmirasari.

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)