Michelin Lepas Produk Baru dengan Harga Lama

Produsen ban asal Perancis, Michelin resmi memperkenalkan Primacy 3 ST untuk pasar Indonesia. Produk ini akan menaggantikan produk ban sebelumnya, Primacy LC.

Meski diklaim lebih unggul dalam beberapa hal dibanding produk pendahulunya, namun Michelin membanderol harga Primacy ST sama seperti Primacy LC yakni di kisaran Rp 800 ribu-Rp 1,5 juta.

Sebelum meluncurkan produk ini, Michelin melalui PT Michelin Indonesia mengaku telah melakukan riset pasar kualitatif di Indonesia untuk memahami kebutuhan pelanggan. Hasil dari riset ini mencakup data mengenai kondisi jalan dan cuaca di Indonesia, mulai dari yang paling ekstrim di musim panas sampai dengan yang paling lembab di musim hujan.

Survei ini didukung oleh Focus Group Discussion  yang dilakukan secara mendalam untuk mengakomodasi kebutuhan dan ekspektasi pelanggan terhadap sebuah ban, terkait dengan kondisi jalan dan cuaca di Indonesia.

Dari survei ini didapat kesimpulan bahwa masyarakat Indonesia selain membutuhkan keamanan berkendara juga meinginginkan kenyamanan dan ketenangan dalam berkendara.

“Berangkat dari temuan ini, Michelin meluncurkan produk ban terbaru Primacy 3 ST untuk menjawab kebutuhan pelanggan. Memahami kebutuhan konsumen merupakan bagian yang terintegrasi dari bisnis kami,” kata Jean-Charles Simon, Country Director PT Michelin Indonesia.

Primacy 3 ST menggunakan prinsip dan teknologi Total Performance yang mengkombinasikan aspek keamanan (safety), kenyamanan (comfort), ketenangan  (silence) dan ketahanan (longevity). Ke-4 aspek ini memenuhi harapan pelanggan terhadap sebuah ban untuk dapat digunakan di Indonesia yang memiliki karakter and cuaca yang ekstrim.

Untuk menciptakan  ban dengan teknologi yang tepat, Michelin memerlukan waktu lebih dari 18 bulan untuk merancang, mengembangkan dan memproduksi Primacy 3 ST. Sebelum dilepas ke pasar, juga telah melakukan studi awal dan test drive ban dengan jarak 1,3 juta kilometer.

Untuk aspek keamanan (safety), teknologi Stabiligrip dan FlexMax memastikan jarak pengereman lebih pendek 1,6 meter dari primacy LC dan 2,9 meter di jalan basah bila dibandingkan dengan merek lain di segmen yang sama. Sementara dari aspek ketahanan (longevity), masa penggunaan ban 25% lebih lama dibandingkan dengan produk pendahulunya.

Selain itu, berkat teknologi EvenPeak, Michelin Primacy 3 ST memiliki pola yang unik dengan ukuran pola tapak yang lebih besar, menyebabkan suara yang tidak terlalu terdengar oleh sensitivitas pendengaran manusia (silence).

Untuk aspek kenyamanan (comfort), ban baru ini juga dilengkapi dengan teknologi Michelin CushionGuard, yang menggabungkan kompon tapak yang fleksibel (flexible compound tread), sidewalls shock absorbent dan karet penyaring suara untuk meredam getaran yang disebabkan oleh permukaan jalan yang tidak rata. Tingkat kebisingan lebih rendah 8% jika dibanding ban kompetitor.

Target penjualan produk terbaru pabrikan asal Perancis ini, mengincar konsumen mobil di kelas multi purpose vehicle (MPV), sport utility vehicle (SUV), juga sedan premium di segmen premium serta low-end. Ban ini juga sudah terpilih menjadi ban original New Honda Accord. (EVA)

 

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)