AstraPay, Melengkapi Ekosistem Keuangan Grup Astra

Meliza M. Rusli, CEO Astra Digital Arta.
Meliza M. Rusli, CEO Astra Digital Arta.

Masyarakat konsumen di Indonesia bela­kangan ini makin familier dalam penggunaan platform dompet digital atau e-wallet. Salah satu nama yang relatif baru di bidang ini adalah AstraPay, yang dikeluarkan oleh PT Astra Digital Arta. Kehadirannya menambah pilihan masyarakat akan alternatif layanan dompet digital, seka­ligus melengkapi layanan jasa keuangan dalam ekosistem Astra Financial, Grup Astra. 

Astra Digital Arta yang didirikan pada 2018 memiliki misi-bisnis menciptakan suatu sistem pembayaran digital yang dapat memberikan efisiensi, sehingga semua perusahaan dalam Grup Astra dapat berjalan secara efektif dan lebih baik. Grup Astra meluncurkan la­yanan dompet digital ini karena melihat potensi pa­sarnya yang luas, terutama di segmen mass dan upper-mass

Saat ini Grup Astra memiliki lebih dari 50 juta basis pelanggan. Berdasarkan riset pasar yang dilakukan oleh internal Grup Astra, umumnya pelanggan di Indonesia juga bersedia menggunakan 2-3 platform pembayaran digital. Selain itu, potensi pertumbuhan penggunaan platform pembayaran digital di Indonesia hingga lima kali lebih besar jika dibandingkan dengan India dan China.

Menurut Meliza M. Rusli, CEO Astra Digital Arta, pihaknya fokus mengembangkan AstraPay untuk masyarakat Indonesia yang semakin terbiasa dan nyaman menggunakan uang digital. “Hingga kini kami tidak mengarahkan AstraPay untuk berkompetisi secara langsung dengan pemain-pemain yang sudah ada,” katanya. 

Meliza menuturkan, pemain besar seperti GoPay, OVO, Dana, dan LinkAja cenderung melakukan penetrasi pasar melalui ekosistem digital. Adapun potensi AstraPay berbeda dengan pemimpin pasar lainnya itu. 

AstraPay, katanya, menghadirkan fitur yang menjawab kebutuhan konsumen. Di antaranya, berupa fasilitas Mobility Payment bagi pemilik kendaraan dan pengguna jasa transportasi pada umumnya. Lalu, ada fitur Wallet Control Proposition yang memungkinkan pengguna mengatur keuangan pribadi, serta beragam penawaran la­yanan keuangan in-house

AstraPay menguatkan brand image sebagai uang elektronik yang terpercaya karena didukung oleh Grup Astra yang telah memiliki posisi kuat dan reputasi baik di mata masyarakat,” kata Meliza. 

Sektor transportasi memang menjadi basis pengembangan layanan AstraPay. Dengan kehadiran AstraPay, diharapkan pengguna memperoleh banyak kemudahan dan benefit di sepanjang journey transportasinya, baik untuk pengguna kendaraan pribadi maupun transportasi umum. Pelanggan Astra dapat menggunakannya untuk segala pembayaran, se­perti bayar DP (down payment), bayar cicilan, beli suku cadang, beli pulsa HP, bayar utilitas se­perti PLN, PDAM, PBB, serta bayar tiket transportasi seperti MRT dan Transjakarta, jelas Meliza.

AstraPay kini telah dapat digunakan di lebih dari 7 juta merchant yang menerima pembayaran dengan memindai kode QRIS. Jumlah mitra merchant ini diperkirakan akan terus bertambah seiring dengan perkembangan sistem pembayaran digital. Saat ini AstraPay memiliki lebih dari 2 juta pengguna yang telah terdaftar.

Ke depan, menurut Meliza, AstraPay tak hanya akan menambahkan fitur-fitur baru yang menjawab kebutuhan masyarakat, tapi juga meningkatkan kinerja aplikasi agar semakin optimal. “Selain produk, kami juga mengembangkan bisnis kami dengan memperluas jaringan kerjasama,” katanya. “Kami tidak hanya merangkul bisnis dalam ekosistem Astra, tapi juga berkolaborasi dengan mitra strategis demi memberikan pelayanan maksimal kepada seluruh pelanggan,” dia menambahkan.§

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)